Sumbatan pada saluran kemih bagian bawah
Luto merupakan kelainan bawaan yang jarang dimana terjadi pada 1 dala, 5.000 sampai 7.000 lahiran hidup. Dan biasanya mengenai janin laki. Penyebab yang mendasarinya biasanya penyumbatan sebagian atau total pada uretra (saluran yang menghubungkan kandung kemih dengan cairan ketuban). Adanya sumbatan ini menghalangi jalan keluarnya urin. Sumbatan ini dapat terjadi karena beberapa sebab:
Atresia uretra – penyumbatan total uretra
Posterior urethral valves (PUV) – adanya lipatan jaringan yang menghambat uretra.
Sindroma triad – penyumbatan pada uretra bagian tengah yang menyebabkan sulitnya urin untuk keluar
Nasib janin tergantung penyebab yang mendasarinya dan beratnya hambatan.
Urin janin merupakan komponen penting cairan amnion selama kehamilan dan berperan dalam perkembangan paru.
Pada kasus dimana terjadi penyumbatan total ketidakmampuan urin untuk keluar ke ruang ketuban akan menyebabkan kandung kemih membesar dan cairan ketuban akan menjadi berkurang. Keadaan ini pada akhirnya akan menghambat perkembangan paru
Tanpa adanya cairan ketuban, janin tidak akan terlindungi dari dinding Rahim. Tekanan dari dinding Rahim ini akan menyebabkan kecacatan pada muka dan alat gerak (Potter sequence).
Hambatan yang ada juga akan sebabkan tekanan berbalik ke ginjal sehingga nantinya akan berakhir dengan kerusakan ginjal.
Evaluasi dan Diagnosa
Diagnosa LUTO biasanya berdasarkan USG pada trimester kedua. Setelah terdiagnosa, biasanya akan dilakukan :
-
Pemeriksaan USG secara detail. Terbentuknya kista di ginjal merupakan indicator kerusakan ginjal yang ireversibel. Pada kasus seperti ini, intervensi terhadap janin tidak akan memperbaiki outcome. Membesarnya kandung kemih dengan jumlah cairan ketuban normal merupakan indicator penyumbatan parsial.
-
Ekhokardiografi – pemeriksaan jantung janin secara detail.
-
Pemeriksaan serial fungsi ginjal – dapat dilakukan drainase yang dilakukan 3-4 kali dengan interval 24-48 ja,, unutk mengevaluasi fungsi ginjal dan untuk melihat ada tidaknya perbaikan elektrolit dalam urin untuk dapat menyelamatkan ginjal.
-
Pemeriksaan kromosom
Penatalaksanaan
Janin laki dengan kelainan hanya pada sumbatan total (tanpa kelainan lain) merupakan kandidat untuk dilakukan terapi dalam rahum yaitu dengan menempatkan shunt antara kandung kemih dengan cairan amnion. Penempatan shunt ini sangat penting untuk perkembangan paru janin.
Perawatan bayi pasca lahir
Perawatan selain dilakukan oleh dokter anak / neonatologist juga akan ditangani oleh dokter bedah anak dan dokter bedah saluran kemih.




